Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
Headlines
Opini Freddy
Opini Pers
Artikel
Pakar
Dialog Tokoh
Forum Indonesiasatu
Otonomi Daerah
Berita Anda
Pidato Presiden
Leaders Indonesiasatu
Joke Indonesiasatu
Pojok Indonesiasatu
Kurs Valas
About Us
Contact Us
Perjuangan Tetap di Udara
FORUM INDONESIASATU
MENEG BUMN:TIGA TERSANGKA KASUS BANK MANDIRI TETAP MENJABAT HINGGA RUPS
[13 Mei 2005]
Menteri Negara BUMN, Sugiharto mengatakan, status tiga tersangka kasus kredit macet PT Bank Mandiri senilai Rp1 triliun yang sedang diperiksa di Kejaksaan Agung, masih tetap pada posisi jabatan mereka hingga Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 16 Mei mendatang.
PENONAKTIFAN 3 DIREKSI BANK MANDIRI DISERAHKAN PADA RUPS
[12 Mei 2005]
Menko Perekonomian Aburizal Bakrie menyebutkan bahwa pemerintah menyerahkan soal penonaktifan tiga direksi PT Bank Mandiri yang telah ditetapkan sebagai tersangka kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Mandiri.
KETUA DAN ANGGOTA KPU TERIMA DANA TAKTIS SENILAI US$1.000.155
[12 Mei 2005]
Kuasa Hukum Kepala Biro Keuangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hamdani Amin, Abidin SH mengungkapkan bahwa ketua, wakil ketua dan tujuh anggota KPU telah menerima dana taktis yang berasal dari rekanan KPU senilai total 1.000.155 dolar AS atau sekitar Rp10 miliar.
BPK TEMUKAN 33 DUGAAN PENYIMPANGAN DALAM ANGGARAN PEMILU 2004
[10 Mei 2005]
Badan Pemeriksa Keuangan menemukan 33 indikasi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa dalam pengelolaan anggaran operasional pemilu 2004 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
NAZARUDDIN TETAP BANTAH TAHU DANA TAKTIS
[10 Mei 2005]
Jakarta (indonesiasatu.com)Ketua Komisi Pemilihan Umum Nazaruddin Sjamsuddin konsisten membantah mengetahui tentang dana taktis. "Saya tahu jumlah Rp 20 miliar itu pun dari koran,"katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Jakarta, Senin (9/5) siang.
SERIKAT PEKERJA LAPORKAN PLN
[10 Mei 2005]
Jakarta (indonesiasatu.com)Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaporkan dugaan terjadi tindak pidana korupsi di perusahaan tersebut.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Suhandoyo, dugaan korupsi tersebut berupa pembayaran tanteam pada direksi dan komisaris sebesar Rp 4 miliar.
KETUA KPU TIDAK TAHU DANA TAKTIS Rp20 MILIAR
[09 Mei 2005]
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nazaruddin Sjamsuddin menegaskan pihaknya tidak tahu-menahu soal dana taktis senilai Rp20 miliar seperti yang dipublikasikan oleh media massa.
KABIRO KEUANGAN KPU AKUI SEMUA ANGGOTA KPU TERIMA BAGIAN DANA TAKTIS
[06 Mei 2005]
Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin, yang telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan KPU, menyatakan semua anggota KPU menerima pembagian dana taktis yang berasal rekanan KPU senilai total Rp20 Miliar.
PERKEMBANGAN PENYIDIKAN DUGAAN KORUPSI KPU POSITIF
[04 Mei 2005]
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufikurahman Ruki, Rabu (4/5), mengatakan perkembangan penyidikan dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tampak positif sekalipun ia tidak dapat
menyampaikan hasil penyidikan secara rinci.
BPK MENILAI 4 KASUS KREDIT MACET TERINDIKASI TINDAK PIDANA
[03 Mei 2005]
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan bahwa paling tidak terdapat empat kasus kredit macet di Bank Mandiri yang terindikasi mengandung unsur tindak pidana. Jumlah itu dapat terus bertambah karena hingga saat ini BPK dan Kejaksaan Agung terus melakukan penelitian dan telaah.
POTENSI PAJAK YANG HILANG CAPAI Rp840 MILIAR
[03 Mei 2005]
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Hadi Purnomo mengemukakan bahwa potensi pajak yang hilang (potential loss) saat ini mencapai Rp840 triliun akibat belum patuhnya wajib pajak serta aturan yang belum mendukung.
KPU SIAP BERI PENJELASAN SOAL PENYIMPANGAN
[02 Mei 2005]
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan keyakinannya mampu menjelaskan berbagai dugaan penyimpangan pengadaan logistik pemilu 2004 kepada DPR. Karena itu, KPU meminta agar DPR memberi kesempatan untuk mengklarifikasikannya.
OPERASI HUTAN LESTARI II SELAMATKAN RP380 MILIAR UANG NEGARA
[02 Mei 2005]
Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Dirjen PHKA), Koes Saparjadi mengatakan Operasi pembalakan liar Hutan Lestari II berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp380 Miliar.
Dugaan Korupsi TVRI Kaltim Terus Dikembangkan
[26 April 2005]
Samarinda, indonesiasatu.com. Pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur kini terus berupaya keras mengungkapkan kasus dugaan korupsi Rp1,66 miliar bantuan dari Pemprov Kalimantan Timur untuk Televisi Republik Indonesia Kaltim dengan memanggil beberapa saksi.
Asisten Intelijen Kejati Kaltim H Sinaga SH di Samarinda, Selasa (25/4), mengatakan bahwa saksi-saksi terus dipanggil untuk diperiksa, dan kemarin sudah memeriksa lima saksi masing-masing empat dari lingkungan TVRI dan satu penjabat Humas Pemerintah Provinsi Kaltim.
Namun ia belum bisa menjelaskan apakah sudah ada perubahan status para saksi dari tingkat penyelidikan menjadi penyidikan. Akan tetapi ia menilai unsur-unsur untuk ditingkatkan terkait dugaan korupsi tersebut.
Dari lima saksi itu, empat dari TVRI bersedia datang, sedangkan penjabat Pemprov Kaltim, yakni Syafruddin Pernyata (mantan Kepala Biro Humas saat dana itu dikuncurkan) tidak hadir karena bertugas ke luar kota.
Halaman :
1
2
3
4
5
6
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha