Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
Headlines
Opini Freddy
Opini Pers
Artikel
Pakar
Dialog Tokoh
Forum Indonesiasatu
Otonomi Daerah
Berita Anda
Pidato Presiden
Leaders Indonesiasatu
Joke Indonesiasatu
Pojok Indonesiasatu
Kurs Valas
About Us
Contact Us
Perjuangan Tetap di Udara
POJOK INDONESIASATU
Mari Kita Galang Persatuan & Kesatuan agar tercipta suasana yg harmonis antar sesama sehingga tercipta ekonomi yg stabil agar bisa cenderung menguat kepada kesejahteraan bangsa.
--- catering Jakarta selatan [rhimacatering@gmail.com]
Seharusnya para pemimpin itu sadar...bahwa sebelum memikirkan rakyat indonesia yg begitu besar ini seharusnya memikirkan kesejahteraan orang2 disekitarnya.
Contohnya seorang pemimpin perusahaan harus memperhatikan kesejahteraan karyawannya sebelum memikirkan untuk terjun ke dunia politik dan memikirkan nasib rakyat yg begitu besar, seorang pemimpin perusahaan jangan semena2 dengan membayar rendah gaji karyawan tersebut dan membebaninya dengan setumpuk pekerjaan, tidak membayarkan uang lembur, tidak menghargai tenaga orang dengan hanya memberi upah yang sedikit, tidak memberikan tunjangan kesehatan.
seharusnya anda yg membuat website ini bercermin dahulu sebelum memikirkan indonesia, tapi lihatlah di sekeliling anda apakah anda seperti seorang pemimpin perusahaan yang tadi saya maksud??....terlalu naif jika anda ingin memikirkan INDONESIA tapi anda tidak peka terhadap orang2 disekitar anda.
terima kasih
--- Gofarudin Syafar [go_vaart@yahoo.com]
BASI banget beritanya. Terlalu berat ente mengusung nama "IndonesiaSatu.com"
--- Denie [denie@nataprawira.com]
Tentang kesemrawutan Pemilu Legislaif (Pilleg) 9 April lalu, kemerosotan perolehan suara Partai Golkar (PG), posisi dilematis PG dalam pilpres mendatang dan masa depan bangsa Indonesia dalam “Change” yang dilaunching oleh Presiden Barrack Obama dari AS. Rasanya belum lengkap, jika belum mengetahui pendapat pemikir kelas satu Indonesia seorang ibu berwawasan global, penulis legendaries- hidup, Presiden Pusjuki dan saat ini sangat populer diantara kaum internetan. Sekaligus Fungsionaris DPP PG, DR Hc Anni Iwasaki profilnya sebagai politisi pemilik program pembangunan inspirasi dari Jepang, terpampang di halaman utama koran Jepang The Jakarta Shimbun tgl 31 Maret lalu.
--- Anni Iwasaki: [aniiwasaki@yahoo.com]
Salam Nusantara,
Persaudaraan Nusantara untuk membangun negeri atas dasar Kepemilikan Roh Semangat Kebangsaan dan Gotong Royong.
HTTP://WWW.FKJN.ORG (Browse gunakan FIREFOX atau SAFARI utk tampilan situs terbaik)
--- www.fkjn.org [sekretariat@fkjn.org]
I LOVE THIS PAGE. KEEP UP THE GOOD WORK.
--- MGBADA [MGBADAJOE@ABA.COM]
apa gunanya rubrik ini kalo tidak ada tanggapan. apalagi solusi ?
--- suji [shoe.djie@gmail.com]
indonesia itu satu, tiada duanya,,
semua sayang kepada indonesia, semua suka pada indonesia,
tapi kenapa tak ada yang mau menjaga indonesia.
pengalaman, ku di rantau orang malaysia,, waktu itu aku mendengar lantunan lagu indonesia raya,, air mata ku berlinang,, aku teringat akan indonesia,,
indonesia bangkitlah,, hancurkan semua cecurut-cecurut yang selalu menggerogoti mu...amiiin
--- preman insyaf [phakiah@yahoo.com]
Mohon Perhatian Bapak Presiden SBY. Setelah redah beberapa minggu tadi pagi pihak pemerintah setempat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memaksa 3 (tiga) buah gereja untuk dibongkar
oleh trantib .Beberapa hari lalu Camat Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi
menyurati ketiga gereja bahwa pada hari Sabtu ini pihak Kecamatan akan membongkar paksa ketiga gereja disana .Ketiga gereja tersebut ialah HKBP,
> GEKINDO dan GPBI .dengan alamat : Desa Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan,
> Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ,
> Hari Sabtu, tanggal 14 Juni 2008 pkl. 10.00 WIB pihak Camat datang bersama
> segerombolan besar massa yang terdiri dari orang-orang bringas kelokasi
> ketiga gereja dan langsung ingin membongkar paksa gereja-gereja disana .
> Yang aneh ialah ada banyak polisi ditempat kejadian namun pihak polisi
> hanya menonton dan tidak mencegah aksi kekerasan massa bringas tersebut .
> Camat Tambun Selatan telah memerintahkan massa bringas untuk membongkar
> paksa ketiga gereja disana dan saat pembongkaran berlangsung ada seorang
> perusuh yang mendapat kecelakaan dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit
> terdekat . Melihat kecelakaan itu pihak Camat dan massa bringas menjadi
> terkejut lalu segera meninggalkan tempat kejadian .
>
> Demikian sekilas apa yang kami petik dari percakapan telpon kami tadi sore
> dengan Ibu Pendeta Anna Berlian Nenoharan .
>
> Perlu diketahui bahwa gereja-gereja dilokasi itu dua tahun silam sudah
> ditutup paksa oleh pihak pemerintah setempat . Waktu itu Ibu Pdt.Anna dan
> para anggota jemaat mengadakan perlawanan dengan mengadakan kebaktian hari
> Minggu dijalan raya diluar gereja.
>
> Sejak kejadian dua tahun lalu itu gereja-gereja ditutup dan tidak
> mengadakan kebaktian pada hari Minggu seperti biasa . Namun beberapa hari
> lalu pihak Camat Tambun Selatan menyurati pihak gereja dengan ancaman bahwa
> gereja-gereja akan dibongkar pada hari Sabtu ini . Dan betul hari ini Camat
> telah datang membawa massa dalam jumlah besar untuk membongkar gereja .
>
> Untuk informasi selanjutnya silahkan menghubungi pihak pimpinan gereja sbb
> :
>
> 1) Ibu Pdt.Anna Berlian Nenoharan, Ketua Sinode HP 0811 964 723 (beliau
> biasa disapa Ibu Pendeta Anna)
>
> 2) Pdt.Erwin Marbun dan HKBP telp. 021-8220 124 HP 0815 1345 9925
>
> 3) Pdt.Saut Siagian HP 0816 702 912
>
> 4) Ibu Pdt.Pestaria Hutajulu dari Gekindo
>
> Mohon berita ini disebarkan kepada kawan-kawan yang lain
>
> Mungkin ini politik atau kebijakan baru dari Gubernur baru Jawa Barat yang
> baru saja dilantik hari kemarin itu ???
>
> Selamat berjuang, Tuhan beserta kita
>
> Theophilus Bela
> Ketua Umum, Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ)
> Sekjen, Indonesian Committee of Religions for Peace (IComRP)
> Duta Besar Perdamain (Ambassador for Peace)
> HP 0816 180 6644 Fax 021-4265903 email :
--- theo bella [theo_bela@yahoo.co.id]
PREES RELEASE KAUKUS SOLIDARITY UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN SERIKAT PEKERJA KAMI DENGAN INI :MENDUKUNG ANGGOTA ATAU FRAKSI YANG ADA DI DPR KHUSUSNYA KOMISI XI DAN UMUMNYA SELURUH ANGGOTA DPR UNTUK MENOLAK PENCALONAN DIRUT BANK MANDIRI SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO SEBAGAI CALON GUBERNUR BANK INDONESIA, KARENA TIDAK LAYAK DAN TIDAK PANTAS. Dan untuk kasus SPBM, Dengan ini kami MENGUTUK MANAJEMEN BANK MANDIRI ATAS TINDAKAN AROGANSI DAN KESEWENANG-WENANGAN KEPADA PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SERIKAT PEGAWAI BANK MANDIRI ( SPBM ) YANG MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN DAN HAK-HAK MEREKA MENDESAK SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT NASIONAL MAUPUN INTERNATIONAL UNTUK MEMBERIKAN SANKSI TEGAS KEPADA MANAJEMEN BANK MANDIRI MECABUT AWARD GOOD CORPORATE GOVERNMENT YG TELAH DIBERIKAN KEPADA DIREKSI BANK MANDIRI, DAN AWARD LAINNYA SEPANJANG KEPEMIMPINAN SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO, BAIK YANG TELAH DIBERIKAN ATAUPUN YANG AKAN DIBERIKAN, AGAR HAL SERUPA TIDAK TERJADI DI BANK ATAU PERUSAHAAN LAINNYA DI KEMUDIAN HARI, DAN INI SEBAGAI PEMBELAJARAN BAGI MANAJEMEN BANK MANDIRI, BANK ATAU PERUSAHAAN LAINNYA, MENDESAK STOCKHOLDERS (PARA PEMEGANG SAHAM) UNTUK 1. MEMBERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT JAJARAN DIREKSI BANK MANDIRI TERKAIT, TERUTAMA DIRUT BANK MANDIRI SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO, 2. SERTA MENGGANTI JAJARAN KOMISARIS BANK MANDIRI, KARENA TIDAK BISA MENJALANKAN FUNGSINYA SEBAGAI PENGAWAS TERHADAP TINDAK-TANDUK, AROGANSI, SERTA KESEWENANG-WENANGAN YANG TELAH DILAKUKAN OLEH JAJARAN DIREKSI BANK MANDIRI, BAIK TERHADAP PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SPBM, SEHINGGA TIDAK TERJALINNYA HUBUNGAN INDUSTRIAL, HARMONISASI, KONDUSIFITAS DI DALAM BANK MANDIRI,
--- pprspi [pprspi@gmail.com]
"Katakan Indonesia Satu, Satu Indonesia Berkatalah! "
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!!
Ini syair, syair guna-guna
Ini tembang, tembang gula kelapa
Selalu bergerak
Namun belum dapat berkata-kata
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Berakati manusia berkata Insonesia
Berkat
Indonesiaberkat merdeka
Bangkit
Indonesiapada yang sadar merdeka
Indonesiabangkit
Yang sadar merdeka.. yang merdeka sadarlah..
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Pertiwi jangan berduka!
Pertiwi jangan murka!
Kami air mata, kami darah
Hendak menyanyi pada pesta zaman
Hendak menari untuk perubahan
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Sembilan peperangan telah disiapkan
Hormati hidup, hidupi kematian
Barisan pemenang adalah ketulusan
Sembilan kebenaran bersatulah dalam kearifan.
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Waspadai keragu-raguan
Beri tempat untuk kecemasan beristirahat
Jalan disepanjang ingatan dikepala
Perburuan segelap mata tanpa jendela
Mustahil dilewati tanpa yakin pada jiwa dan nurani
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Disetiap tempat kita mesti berangkat
Disetiap waktu kita mesti berburu
Berangkatlah tempat-tempat
Burulah waktu-waktu
Pada jantung zaman kita pasrahkan badan
Pada detak perjuangan kita rayakan kehidupan.
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Revolusi tidak pernah marah
Tubuh tebakar bukan perubahan
Kita-kitalah yang harus marah
Kita, sekali lagi kitalah yang membakar perubahan
Nyalakan obor digenggam sadarmu
Tabuh genderang ditelinga keberanianmu
Badaikan perubahan didada karangmu.
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Aku nasehati kamu untuk merdeka
Aku merdekamu untuk bijaksana
Yang merdeka yang bijaksana
Tidak merdeka tidak bijaksana
Bukan
Indonesia.
Katakan
Indonesiasatu, satu
Indonesiaberkatalah!
Puisi kita bukan lagi puisi yang ditulis dengan kata-kata
Melainkan puisi yang dijalani dengan keringat, air mata, dan
Darah untuk Ibu prtiwi>
Dari hati yang terluka
Karena selalu dikhianati.
kotaRevolusi
Agus S.Malma
--- Agus S.Malma [Agus S.Malma]
REVOLUSI BADAN PERADILAN INDONESIA DAN BADAN SERTA LEMBAGA LAIN YANG TERKAIT DENGAN PELAKSANAAN RODA PEMERINTAHAN DI INDONESIA
(HALIM dan ANGGOTA DEWAN SUDAH SEHAT????BUKTI???
Bentuk reformasi seperti apapun tidak akan pernah mampu menenbus kebuntuan jalannya roda pemerintahan bila saja faktor KESEHATAN para penyelenggara negara tidak menjadi faktor utama /kriteria.
Bisa anda bayangkan dengan apa yang terjadi dalam ruang sidang,dengan penuh wibawa dan PD seorang hakim bertanya kepada si terdakwa apakah anda sehat/tidak sedangkan SEORANG TERDAKWA TIDAK PERNAH TAHU Si KAHIM dalam kondisi SEHAT/tidak (darah tinggi/tdk,diabetes /tdk,sakit atau sedang terganggu jiwanya/tidak,dll)karenma tidak pernah ada syarat bagi sang hakim kalau sebelum bertindak sebagai PENENTU NASIB harus DAPAT MRMBUKTIKAN DIRINYA SEDAN DALAM KEADAAN SEHAT.INI tidak adil!!!!Tidak mungkin manusia/hakim yang sedang tidak sehat dapat dianggap SAH dan berkekuatan hukum segala keputusan dan tafsir ybs terhadap segala dalil hukum.Karena TAFSIR ayat tersebut ternyata tidak terlepas dari bagaimana sang hakim mentafsir makna ayat-ayat tsb.Mungkinkah out put sang hakim dapat dipertanggung jawabkan bila demikian halnya????Hal yang sama juga berlaku bagi para anggota DPR yang terhormat,tidak sedikit yang diduga sedang mengalami sakit(bila merasa tidak silahkan buktikan dengan hasil pemeriksaan melalui dokter independen).Maka tidak jarang kita menyaksikan makluk-mahluk langka (keahlian dan ke bisaan khusus/istimewa ini di teukan sedang beradu dengkur,sebagian beradu suara/otot,sebagian lagi adu otak,sebagian lagi marah-marah darah tinggi,ada yang susah bangun kegemukan/over weight).Jadi.......sebelum para tuan-tuan yang mulia tsb melaksanakan tugasnya(menentukan nasib rakyatnya-putusan hukuman-membuat UU) agar.........DAPAT MEMBUKTIKAN DIRINYA SEHAT.......kerena terbukti banyak out put para yang mulia ini jauh panggang dari api(menyesatkan-mengawang-awang).......
--- max umbu [jericosm2002@yahoo.com]
Dinegara ini mungkin kekacauan yang terjadi karena kita kurang saling mengenal satu sama lain dan tidak begitu memahami fungsi dan tugas yang diemban oleh kita kepada sesama sebagai makhluk ciptaannya! Pemerintah harus pro actif membenahi kebobrokan moralitas mayoritas di negara ini dan harus tahu diri ! hal tersebut dapat disosialisasikan dengan sejarah bangsa ini, dulu ketika jaman mojopahit, sinuwun brawijaya memberi lahan di pesisir utara untuk menyebarkan islam kepada para wali yang pada waktu itu minoritas, sinuwun menjamin keselamatan mereka! walaupun mungkin pada waktu itu islam belum populer bahkan dianggap sesat oleh kalangan abdi dalem dan para pemuka agama! hal ini yang belum terjadi dinegara kita ketika kita (islam) sudah menjadi mayoritas kita lupa diri dan berbuat semena2 terhadap kaum minoritas! tidak kah kita melihat kenapa ibis tidak mau sujud pada adam, mungkin pula adampun tidak mau sujud pada iblis! kesombongan kita selalu menjadikan rasa pembeda semakin tebal! sudah saatnya kita melihat dibalik semua ini! yaitu Tuhan yang bermanifestasi diantara kita, jadi ini hanya sebuah ilusi untuk menguji iman kita dan kesombongan kita! semua sama tidak berbeda! Tugas Seorang Raja atau President Adalah dengan Tegas Menjamin Hak2 Azasi setiap individu baik minoritas maupun mayoritas untuk mengenal tuhan mereka dengan cara mereka yang dalam kaca mata kita mungkin salah atau kita yang sok pintar tanpa mendengar dan mengenal mereka! jangan ada lagi korban seperti al hallaj, siti jenar, kebo kenongo, noyo genggong! Jaminlah hak warga walaupun itu harus berhadapan dengan elite politik "agama" yang munafik! dan tidak mengenal esensi hidup untuk tahu diri dan menunduk dihadapanNya tanpa ada kesombongan diri!
--- ferry antono [ferry_antono@hotmail.com]
Kepada Pemerintah atau yang mempunyai kepentingan, tolong anggap serius masalah banjir. Dari dulu bergeraknya kalo pas musim hujan, mungkin anggarannya baru turun kali yee. belajarlah dari kesalahan yang sudah-sudah, tapi ini belajar kesalahan terus.!
--- Henrdrawan Subiyakto [hendra.id]
Semangat bersama harus tetap menjadi penyemangat, agar kita tetap kukuh sebagai bangsa. Setiap perbedaan harus dikelola sebagai rahmat. Dari titik itu Indonesiasatu.com dapat berbuat sesuatu.
--- Max Wilar [maxwilar@hotmail.com]
Anda dapat berpartisipasi
di Pojok Indonesiasatu,
disini
Halaman :
1
2
3
4
5
6
Copyright 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha