Home | About Us | Contact Us  
Google
 
  HEADLINES | OPINI FREDDY | OPINI PERS | ARTIKEL | PAKAR | DIALOG | FORUM  ID  EN   
   
    Politik Uang Hanya Sengsarakan Rakyat
[18 Agustus 2010]
    Mendagri: Gubernur Yogya Tetap Bisa Seumur Hidup
[10 September 2009]
    Kaji Akan Gugat ke MK
[31 Januari 2009]
    WALIKOTA TASIKMALAYA : ANTI KORUPSI JANGAN HANYA FORMALITAS
[18 Desember 2008]
    Fauzi Bowo dan Adang Mendaftar
[08 Juni 2007]
    Komisi II Tanggapi Positif Pemekaran Papua Selatan
[30 Mei 2007]
    PDIP Umumkan Prijanto Jadi Pendamping Fauzi Bowo
[30 Mei 2007]
    MENDAGRI DITUNTUT MELANTIK BADRUL- SYIHABUDDIN
[22 September 2005]
    DELAPAN WARGA JADI TERSANGKA PEMBLOKIRAN JALAN PADANG-PAINAN
[19 September 2005]
    PROSES HUKUM PILKADA DEPOK MENGALAMI KEMAJUAN
[18 September 2005]
  OTONOMI DAERAH  
Saksi: Ketua DPRD Sumut Tewas Dikeroyok Demonstran
[03 Februari 2009]
Ketua DPRD Sumatera Utara Abdul Aziz Angkat tewas setelah dikeroyok demonstran. Peristiwa itu terjadi seusai Sidang Paripurna DPRD Sumut. Massa kecewa karena tuntutan agar pemekaran Provinsi Tapanuli diputuskan dalam sidang paripurna tidak ditanggapi pimpinan Dewan.

Saksi mata yang juga anggota DPRD Komisi D Fadly Nurzal mengatakan, massa memaksakan diri masuk ke ruang sidang dua menit setelah sidang paripurna selesai. Mereka merangsek masuk dan menuntut agar rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli segera diputuskan. Tapi pada saat itu agenda tidak membahasnya.

Karena kecewa, massa mulai bertindak anarkis. Sejumlah anggota DPRD segera lari menyelamatkan diri melalui pintu samping. Namun, demonstran mengetahuinya dan menghadang mereka sambil melepaskan pukulan dan melempar batu beberapa kali. Pada saat itulah Aziz terkena pukulan dan tersungkur.

Aziz kemudian diselamatkan ke ruang Fraksi Golkar dalam kondisi pingsan. Dan, beberapa saat kemudian ia sudah tidak bernyawa. Aziz pun langsung dibawa ke rumah sakit Gleneagles Medan.

Dalam pengamatan Kompas, saat ini sudah tidak ada lagi demonstran di lingkungan DPRD Sumut. Tapi pintu pagar DPRD tampak terguling dan di beberapa lokasi di gedung DPRD dipenuhi polisi, baik berseragam maupun berpakaian preman.


[fr/kompas.com]
Kirim Komentar Baca Komentar

 
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha