Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
Headlines
Opini Freddy
Opini Pers
Artikel
Pakar
Dialog Tokoh
Forum Indonesiasatu
Otonomi Daerah
Berita Anda
Pidato Presiden
Leaders Indonesiasatu
Joke Indonesiasatu
Pojok Indonesiasatu
Kurs Valas
About Us
Contact Us
Perjuangan Tetap di Udara
PAKAR
Krisis Mesir : Militer Vs Sipil ?
[10 Februari 2011]
Oleh: fr/Kompas
Gerakan kekuatan rakyat di Dunia Arab ternyata amat cepat menular dan dramatis. Bermula pada gerakan rakyat yang berhasil menumbangkan rezim Ben Ali yang telah 23 tahun berkuasa di Tunisia, kini kekuatan rakyat tengah bergerak ke Mesir, Yaman, dan Jordania. Kekuasaan otoriter yang menandai lanskap politik Dunia Arab umumnya dalam beberapa dasawarsa terakhir kini berada pada tubir keruntuhan.
Aku Bermimpi Jadi Presiden
[03 November 2010]
Oleh: Kwik Kian Gie / Kompas
Setiap kali media massa secara bertubi-tubi dan gaduh memberitakan dan mengulas sesuatu, aku terkena mimpi. Dahulu aku pernah bermimpi menjadi konglomerat.
Memimpin Dengan Keluhuran
[02 November 2010]
Oleh: fr/kompas
Hormat saya kepada Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto, yang minggu lalu menerima Bung Hatta Anti Corruption Award. Sekali lagi, mereka membenarkan hipotesis saya selama ini, yaitu masih banyak tokoh lokal yang luar biasa (local geniuses) di Republik ini. Mereka tersebar dari Merauke sampai Sabang.
"Foreign Policy President"
[30 Oktober 2010]
Oleh: Budiarto Shambazy/Kompas
Jika tak batal lagi, Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan melawat ke Jakarta pada 9-10 November. Ini kunjungan antiklimaks karena sebagian dari kita kecewa dengan pembatalan-pembatalan terdahulu.
Kepemimpinan Yang Menggetarkan
[20 Oktober 2010]
Oleh: J. Kristiadi/Kompas
Dunia takjub dan tergetar menyaksikan keberhasilan Pemerintah Cile membebaskan 33 petambang yang terkurung di perut bumi di kedalaman 700 meter selama sekitar dua bulan. Sukses itu tidak dapat dipisahkan dari kualitas kepemimpinan Sebastian Pinera, Presiden Cile, yang penuh gereget, keyakinan, gigih, deterministik, habis-habisan, dan tuntas di tengah kesangsian berbagai kalangan soal kemampuannya menjadi juru selamat.
Pidato Datar
[23 Agustus 2010]
Oleh: FAISAL BASRI / KOMPAS
Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada penyampaian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011 di DPR, 16 Agustus lalu, diawali dengan pengungkapan keberhasilan kita menghadapi turbulensi ekonomi global. Nadanya sangat optimistis dengan tekanan telah terjadi penguatan fondasi ekonomi.
Presiden Mataram
[21 Agustus 2010]
Oleh: Budiarto Shambazy / KOMPAS
Demokrasi dapat cobaan setelah anggota Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mewacanakan amandemen UUD 1945 tentang masa jabatan presiden. Gagasan itu bukan iseng karena Ruhut tentu tak asal ngomong. Seperti kata pepatah, jika ada asap, tentu ada api.
Pesta "Demokrasi" yang Melelahkan
[04 Juni 2010]
Oleh: FERRY SANTOSO/kompas
Selama ini ”wajah” pemilihan umum kepala daerah masih jauh dari harapan. Pilkada masih kental dengan konflik dan sengketa. Bahkan, pilkada juga sering kali masih diwarnai kekerasan fisik dan amuk massa.
Matinya Politik Pencitraan?
[25 Mei 2010]
Oleh: Ikrar Nusa Bhakti/ KOMPAS
Drama dua babak pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat pada Kongres II di Bandung, 23 Mei 2010, merupa- kan fenomena politik bersejarah yang menandai mulai pudarnya ”politik pencitraan”.
Menggugat Sekretariat Gabungan
[18 Mei 2010]
Oleh: fr/J.Kristiadi/KOMPAS
Meskipun dikatakan pembentukan sekretariat gabungan adalah upaya menurunkan suhu politik Indonesia agar menjadi sejuk, menjamin stabilitas politik, dan menciptakan pemerintahan yang efektif, kesan bahwa lembaga tersebut diciptakan sebagai produk tawar-menawar politik tidak dapat dimungkiri. Bahkan persepsi publik menganggap terbentuknya lembaga tersebut adalah simbol kemenangan Partai Golkar, khususnya Aburizal Bakrie, terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Krisis Yunani dan "Logika Century"
[17 Mei 2010]
Oleh: fr/ Tony Prasentiatono/Kompas
Yunani adalah sebuah negara dengan kekuatan ekonomi kecil di Eropa bagian selatan. Produk domestik brutonya ”hanya” 350 miliar dollar AS, yang dalam peta dunia berada di peringkat ke-27. Indonesia dengan produk domestik bruto sekitar 600 miliar dollar AS menduduki peringkat ke-16.
Koalisi Pecah? Tidaklah!
[20 Februari 2010]
Oleh: SUKARDI RINAKIT/ kompas
Pada malam menjelang Imlek, seorang teman, Djoni Saleh, mengirim pesan melalui SMS kepada saya, ”Kong Si Pe Cah. Haiyaa! Kwa Lie Sie Bu Bar laah!” Sulit untuk tidak tersenyum membaca itu.
Kredit Tumbuh, Jika Politik Stabil 2010
[04 Januari 2010]
Oleh: Mirza Adityaswara/ Kompas
Selamat datang tahun 2010. Pasar keuangan dan industri perbankan di semester II-2009 sudah bisa kembali tersenyum karena ekonomi dunia berhasil terlepas dari masa terburuknya sejak depresi tahun 1930-an. Pada tahun 2009, indeks bursa efek Dow Jones di Amerika Serikat naik 17 persen.
KABINET "CHANGE AND CONTINUITY"
[26 Oktober 2009]
Oleh: Rhenald Kasali
Untuk pertama kalinya kabinet bekerja dengan semboyan (tagline), yang paradoks pula, change and continuity. Disebut paradoks karena keduanya bekerja berkebalikan, seperti lambang yin dan yang, yang dipakai Collins dan Porras (1994) dalam buku klasiknya, Built to Last. Mengelola paradoks adalah ciri khas tata kelola negara abad ke-21 yang berhasil menciptakan kemakmuran di China, Vietnam, India, dan Brasil.
China mengarungi globalisasi dengan mengelola paradoks komunisme dengan kapitalisme, antara kepatuhan, disiplin, dan persaingan. Vietnam bahkan menganut semboyan: negara pasar di bawah kepemimpinan sosialisme.
DILEMA REFORMASI ADMINISTRASI SBY-BOEDIONO
[12 Oktober 2009]
Oleh: Irfan Ridwan Maksum/OKEZONE.COM
Pemerintahan demokratis yang efektif, bermartabat, dan berdaulat ditandai oleh tegaknya hukum dan birokrasi yang efisien dan terkendali.
Kini, saatnya SBY-Boediono merancang kabinet yang akan mengendalikan jajaran birokrasi Indonesia dalam lima tahun ke depan sebagai bukti adanya pemerintahan yang efektif tersebut. Sorotan terhadap birokrasi pun mencuat. Kubu yang kalah menuduh independensi KPU lemah. Bukan hanya KPU, tetapi birokrasi pemerintah pun disinyalir dimanfaatkan oleh kontestan tertentu untuk kepentingannya. Bahkan peristiwa bom di Hotel The Ritz Carlton dan JW Marriott pada awalnya sempat dianggap terkait dengan adanya ketidakpuasan hasil pilpres.
Halaman :
1
2
3
4
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha