Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
Headlines
Opini Freddy
Opini Pers
Artikel
Pakar
Dialog Tokoh
Forum Indonesiasatu
Otonomi Daerah
Berita Anda
Pidato Presiden
Leaders Indonesiasatu
Joke Indonesiasatu
Pojok Indonesiasatu
Kurs Valas
About Us
Contact Us
Perjuangan Tetap di Udara
OPINI PERS
Reformasi Gelombanhg kedua
[25 Agustus 2010]
Pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di depan parlemen (Senin, 16/8) tidak banyak merespons persoalan politik dan hukum yang berkembang di masyarakat saat ini. Yudhoyono memberikan porsi terbesar lebih pada uraian prestasi pemerintah serta visi jangka panjang pemerintah ke depan.
Malu Menantang Malaysia
[08 September 2009]
Pesawat Nomad CN22 milik TNI AL jatuh di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur Senin kemarin. Peristiwa ini menjadi torehan baru catatan kelamnya nasib korps bersenjata bangsa ini.
Sebelumnya sejumlah insiden pesawat TNI jatuh dan memakan korban jiwa tejadi di tahun 2009. Di antaranya kecelakaan Fokker 27 milik TNI AU di Bandung, Hercules di Magetan, kecelakaan heli Bolkow TNI AD di Cianjur, dan kecelakaan Helikopter Puma di Atang Sanjaya Bogor kemudian yang terakhir adalah peristiwa insiden pesawat Nomad di Bulungan.
Indonesia Dilecehkan karena Masih Miskin
[07 September 2009]
[JAKARTA] Kemiskinan akut yang membelit Indonesia, menjadi salah satu faktor yang mendorong negara-negara lain, termasuk Malaysia, bersikap melecehkan. Kemiskinan yang tak kunjung terselesaikan secara tuntas, salah satunya terkait dengan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang belum mampu diterapkan pemerintah, meskipun payung hukumnya sudah diterbitkan sejak lima tahun lalu.
Presiden Berwenang Tetapkan Krisis
[06 September 2009]
Minggu, 6 September 2009 - 15:15 wib
Sistem Oposisi Belum Dipahami
[05 September 2009]
Suara pembaharuan:
Masa Depan SBY-JK
[21 Februari 2009]
Harian Kompas langsung saja memberikan tajuknya yang berjudul MASA DEPAN SBY-JK.Harian yang paling berpengaruh di negeri mengingatkan kita bahwa rakyatlah yang akan menjadi korban atau terabaikan manakala terjadi rivalitas di pujuk pimpinan nasional. Pengalaman sejarah seolah terulang kembali seperti apa yang terjadi pada 2004 ketika SBY mengundurkan diri dari Menko Polkam dan bersaing dengan bosnya Megawati Soekarnoputri.
Pertamina, Aset Vital dan Pasokan BBM
[20 Januari 2009]
Kebakaran satu buah tangki di Depo Pertamina Plumpang Jakarta-utara pada malam 18/01 pukul 21.14 WIB mengagetkan masyarat Jakarta bahkan mengundang sejumlah spekulasi yang sempat menimbulkan kepanikan warga Jakarta mengantri di sejumlah SPBU. Ada Kekuatiran terjadi kelangkaan BBM, ada semacam trauma di masyarakat, karena pengalaman masa lalu, padahal presiden SBY baru beberapa hari lalu mengumumkan penurunan Harga BBM untuk ke tiga kalinya. Harian Kompas menyoroti dalam tajuknya soal pengamanan aset vital, sedangkan harian republika memberikan tajuk, "amankan distribusi BBM".
Pendidikan Berkarakter Keindonesiaan
[02 Mei 2008]
Mantan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Winarno Surakhmad menilai, arah pendidikan nasional Indonesia berjalan tanpa falsafah yang jelas. Kacaunya dunia pendidikan nasional disebabkan oleh tidak adanya landasan falsafah yang mendasari praksis pendidikan di lapangan.
Sultan dan Keistimewaan Yogyakarta
[27 Maret 2008]
Atmosfer politik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kian memanas. Gelombang tuntutan rakyat akan penetapan kepemimpinan dwi tunggal Sri Sultan dan Pakualam terus berlanjut. Sekitar 15.000 warga, Selasa (25/3), menggelar Sidang Rakyat Yogyakarta di halaman Gedung DPRD, menuntut pelestarian status keistimewaan DIY.
Timor Leste Dalam Bahaya
[12 Februari 2008]
Harian Kompas dalam tajuknya menulis Timor Leste dalam bahaya merupakan asumsi sementara yang ditarik harian ini pasca penyerangan bersenjata terhadap presiden timor leste, Ramos Horta dan Perdana Menteri, Xanana Goesmao pagi Senin Subuh sebagai sebuah luapan letupas atas persoalan lebih pelik di engeri itu.
MEDIA SOROTI RESHUFFLE KABINET ALA SBY
[07 Mei 2007]
Dua minggu terakhir ini media masa menyoroti sebuah fenomena baru rencana pergantian kabinet atau reshuffle kabinet tahap kedua oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pemegang tongkat prerogatif itu. Harian kompas mempertanyakan apakah ini merupakan sebuah gejala baru dalam sistem pemerintahan demokrasi kita atau dipengaruhi oleh gaya dan cara pemerintahan saat ini. Sednagkan harian Media Indonesia dalam editorialnya menyoroti dramatisasi tempat dan waktu reshuffle yang menimbulkan banyak spekulasi dimana sby menunjukan kebingungan dan menciptakan spekulasi. Sementara harian suara pembaruan jauh hari telah melihat reshuffle kabinet dengan aliran dana Tomy Soeharto ke trekening Mensesneg Yusril Isha Mahendra dan Menhukum dan Ham Hamid Awaludin dimana keduanya segera diberhentikan. tapi Sp mengingatka bahwa biarla hak prerogatif presiden yang berlaku.
PP 37/2006, UTANG BARU DAN BANJIR DATANG LAGI DISOROTI MEDIA
[01 Februari 2007]
Suara Pembaruan, Media Indonesia dan Kompas menyoroti PP 37/2006 yang dibatalkan, Utang baru yang tidak logis dan Banjir datang lagi.
MEMETIK PELAJARAN DARI MUSIBAH
[04 Januari 2007]
Harian kompas dalam tajuknya mengajak para pemimpin untuk memetik pelajaran dari musibah yang sedang dihadapi bangsa dipenghujung 2006 dan diawal 2007. Khsusnya kasus raibnya pesawat adam air membawa 90 penumpang dan 6 awak yang sejak menghilang diatas pulau sulawesi hingga tanggal 4 Januari 2007 bwelum juga ditemukan rimbanya. Hartian kompas menyoroti dampak masalah liberalisasi angkutan udara dan prosedur technis manajemen penerbangan. Sedangkanb harian Media Indonesia menyoroti tragedy catering untuk 189 ribu jamaah yang sedang wukuf di Arafah yang baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah ibadah haji. Mengapa ?
MEDIA INDONESIA SOROTI KORBAN LAPINDO
[23 November 2006]
ENAM bulan sudah malapetaka lumpur berlangsung, dengan seluruh akumulasi penderitaan yang menimpa warga Sidoarjo. Warga kehilangan rumah, pekerjaan, bahkan masa depan.
Bencana Lagi, Siapa Bertanggung Jawab ?
[22 Juni 2006]
Belum lagi selesai penanganan korban gempa Jogja dan Jawa Tengah yang menelan korban lebih dari 4000 jiwa, kini datang lagi gempa baru di Sinjai,Sulawesi Selatan. Hari ini, sedikitnya 128 korban dilaporkan tewas belum lagi hilang, luka-luka fisik dan bathin serta kehilangan tempat berteduh. Harian terbesar Kompas menulis, Musibah Lagi Yang Tiba ; Harian Republika menulis siapa yang bertanggung jawab bencana ?
Halaman :
1
2
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha