Home | About Us | Contact Us  
Google
 
  HEADLINES | OPINI FREDDY | OPINI PERS | ARTIKEL | PAKAR | DIALOG | FORUM  ID  EN   
   
    SBY AJAK KABINET BAHAS PEMINDAHAN IBU KOTA SETELAH IDUL FITRI
[05 September 2010]
    HASYIM : PEMIMPIN JANGAN HANYA LAKUKAN PENCITRAAN DIRI
[05 September 2010]
    BAMBANG SOESATYO : PIDATO SBY SALAH SASARAN
[03 September 2010]
    KEPUASAN TERHADAP SBY-BUDIONO TURUN
[02 September 2010]
    PRO-KONTRA RESPONS SBY TERHADAP MALAYSIA
[02 September 2010]
    PRESIDEN : SOLUSI TERBAIK TUNTASKAN BATAS WILALAH RI-MALAYSIA
[02 September 2010]
    PENGAMAT : PRESIDEN INGIN "TERIAK" DI " KANDANG MACAN"
[01 September 2010]
    PRESIDEN : PANGLIMA TNI, KAPOLRI DAN JAKSA AGUNG SEGERA DIGANTI
[01 September 2010]
    SBY PERLU PIDATO DENGAN ATRIBUT MILITER
[01 September 2010]
    INDONESIA AJAK MALAYSIA BERDAMAI
[28 Agustus 2010]
  HEADLINES  
PANSUS DIMINTA PANGGIL SBY
[Kamis, 04 Februari 2010]
Jakarta.KOMPAS (indonesiasatu) -- Jakarta.KOMPAS,Anggota Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century dari Fraksi Partai Hanura meminta Pansus memanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Keterangan Presiden diperlukan untuk menguak apakah Presiden mengetahui pemberian dana talangan Rp 6,7 triliun.

Hal itu disampaikan Akbar Faisal dalam diskusi di Dewan Perwakilan Daerah di Jakarta, Rabu (3/2). Presiden adalah penanggung jawab keuangan negara. ”Memang penanggung jawab keuangan didelegasikan ke pembantu-pembantunya, tetapi masak yang punya rumah tidak tahu kalau ada tikus,” katanya.

Keterangan Presiden diperlukan untuk mengecek apakah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati benar-benar melaporkan kebijakan pemberian dana talangan kepada Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Berbeda dengan Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru menilai pemberian dana talangan Rp 6,7 triliun itu merupakan bagian dari penyelamatan ekonomi nasional dari krisis ekonomi. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, uang pemerintah yang diberikan kepada Bank Century tidak hilang.

Rekaman rapat

Sementara itu rekaman sejumlah rapat yang dilakukan Dewan Gubernur Bank Indonesia akan diperdengarkan, Kamis ini. Pansus akan memutar rekaman rapat yang membahas kebijakan fasilitas pinjaman jangka pendek, rapat penetapan Bank Century sebagai bank gagal dan berdampak sistemik, serta rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang memutuskan pemberian dana talangan, November 2008.

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional Amien Rais meminta Presiden memberhentikan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani karena keduanya dinilai berlaku tidak profesional, melanggar norma hukum dan keadilan dalam menangani kasus Century. Akan tetapi, Amien menilai tidak proporsional apabila diarahkan pada pemakzulan Presiden.

Kemarin, sebagian anggota Tim Sembilan DPR, yaitu Bambang Soesatyo (Partai Golkar), Maruarar Sirait (PDI-P), Misbakhun (PKS), Lili Chodidjah Wahid (PKB), dan Akbar Faisal (Hanura), menemui Persatuan Purnawirawan AD. Menurut Maruarar, Pansus butuh dukungan, antara lain berupa pengawasan masyarakat.
[fr/kompas]
Kirim Komentar Baca Komentar

Index
 
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha