Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
SBY AJAK KABINET BAHAS PEMINDAHAN IBU KOTA SETELAH IDUL FITRI
[05 September 2010]
HASYIM : PEMIMPIN JANGAN HANYA LAKUKAN PENCITRAAN DIRI
[05 September 2010]
BAMBANG SOESATYO : PIDATO SBY SALAH SASARAN
[03 September 2010]
KEPUASAN TERHADAP SBY-BUDIONO TURUN
[02 September 2010]
PRO-KONTRA RESPONS SBY TERHADAP MALAYSIA
[02 September 2010]
PRESIDEN : SOLUSI TERBAIK TUNTASKAN BATAS WILALAH RI-MALAYSIA
[02 September 2010]
PENGAMAT : PRESIDEN INGIN "TERIAK" DI " KANDANG MACAN"
[01 September 2010]
PRESIDEN : PANGLIMA TNI, KAPOLRI DAN JAKSA AGUNG SEGERA DIGANTI
[01 September 2010]
SBY PERLU PIDATO DENGAN ATRIBUT MILITER
[01 September 2010]
INDONESIA AJAK MALAYSIA BERDAMAI
[28 Agustus 2010]
HEADLINES
RI 2 RENTAN, POPULARITAS SBY TERANCAM
[Selasa, 02 Februari 2010]
Jakarta, DETIK
(indonesiasatu)
-- Jakarta, DETIK,Isu pemakzulan SBY dinilai terlalu dini. Namun harus dicatat, SBY sering mengeluarkan kebijakan yang membuat miris masyarakat, seperti memberikan mobil mewah untuk menteri dan menaikan gaji pejabat. Hal ini dinilai menurunkan citra SBY di masyarakat.
"Popularitas SBY terancam," jelas peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi kepada detikcom, Senin (1/2/2010) malam.
Burhan menilai citra SBY bisa terancam turun lagi, jika hasil pemeriksaan KPK menemukan adanya tindak pidana korupsi dalam bailout Century. Selain itu jika dinamika politik di Pansus Century semakin menyudutkan Boediono dan akhirnya mengarah pada SBY sebagai kepala negara.
"Tapi untuk saat ini posisi R1 2 (Boediono) lebih rentan," terangnya.
Burhan menjelaskan saat ini Demokrat memang kesulitan 'mendisiplinkan' mitra koalisinya dalam Pansus Century. Hal ini wajar karena mitra koalisi Demokrat dinilai merupakan partai gemuk dengan kepentingan yang berbeda-beda.
Namun untuk pemakzulan, Burhan menilai isu yang digelontorkan Partai Gerindra itu belum saatnya. "Kurang matang, terlalu prematur apalagi diucapkan oleh lawan politik," jelasnya.
[Fr/DETIK.COM]
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha