Home
|
About Us
|
Contact Us
Enter your search terms
Submit search form
Web
indonesiasatu.com
HEADLINES
|
OPINI FREDDY
|
OPINI PERS
|
ARTIKEL
|
PAKAR
|
DIALOG
|
FORUM
PRESIDEN MENGELUH DEMONSTRASI SEPERTI ITU
[04 Februari 2010]
SBY KUMPULKAN DIPLOMAT SEDUNIA
[04 Februari 2010]
PD WASPADAI SBY DALAM BAHAYA
[04 Februari 2010]
PANSUS DIMINTA PANGGIL SBY
[04 Februari 2010]
RI 2 RENTAN, POPULARITAS SBY TERANCAM
[02 Februari 2010]
SBY DALAM BAHAYA
[01 Februari 2010]
MEGA : NASIONAL DEMOKRAT SEJALAN DENGAN PDIP
[01 Februari 2010]
LIKU-LIKU PROSES PANJANG PEMAKSULAN
[01 Februari 2010]
PANSUS : BISA DAPAT DATA ASAL HALAL
[29 Januari 2010]
GAJI PEJABAT NAIK, SBY DANGGAP TAK SENSITIF TERHADAP RAKYAT
[29 Januari 2010]
HEADLINES
PRESIDEN MINTA UBAH POLA PENDISTRIBUSIAN
[Sabtu, 03 Juni 2006]
Yogya
(indonesiasatu)
-- Yogya,Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar logistik yang didistribusikan diterima oleh yang berhak, sementara Jumat tengah malam sekitar pukul 24.00 wib mereka kembali dikejutkan guncangan gempa berkekuatan 3,3 sr terjadi di wilayah Kota Gudeg itu sempat membuat warga panik.
Menurut Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi seusai mengikuti Rapat Terbatas itu, Presiden menginstruksikan agar logistik yang tersedia, termasuk beras yang dikelola Bulog dikerahkan, ditambah dengan dana lauk pauk yang dinilai cukup untuk kebutuhan pangan para korban bencana.
"Presiden juga minta agar segera disempurnakan cara pendistribusian bantuan, dengan mengerahkan semua sarana angkutan baik sipil maupun militer untuk kepentingan distribusi ini, serta memastikan bahwa logistik diterima oleh yang berhak karena banyak laporan yang mengatakan bahwa yang tidak berhak juga ikut menikmati " kata Sudi.
Kata Sudi, Presiden minta dalam waktu beberapa hari mendatang ini, masalah penyediaan dan pendistribusian logistik itu telah dapat diatasi. "Pemerintah daerah dan Bakornas serta TNI/Polri agar dilibatkan secara baik, termasuk pengorganisasian di masing - masing kabupaten. Selanjutnya kepada menteri terkait agar selalu berkomunikasi juga memantau di bidangnya masing - masing, sehingga dipastikan bidang - bidang yang menyangkut menteri terkait, juga dapat dilaksanakan demi kelancaran mengatasi masalah di daerah bencana gempa DIY dan Jateng," kata Sudi Silalahi.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat ( 2/6) siang memimpin rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden. Tampak hadir Menko Perekonomian Boediono, Menteri Kesehatan Stiti Fadillah, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Mendiknas Bambang Soedibyo, Menkopolhukam Widodo AS, Kapolri Jendral Pol. Sutanto, Meneg Perencanaan Pembangunan Paskah Suzetta, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Rapat yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla itu membahas mengenai pelaksanaan tanggap darurat di provinsi DIY dan Jateng yang mengalami gempa tektonik Sabtu ( 27/5) lalu.
Sementara suasana panik dan cemas terasa sekali terlihat di wajah masyarakat Yogya yang malam itu baru saja terlelap, setelah seharian letih berpikir dan berjibaku mencari makan. Karenanya, ketika terjadi gempa tadi malam, sejumlah warga terutama wanita dan anak-anak sempat menangis dan ketakutan.
"Walaupun cuma 10 detik tapi kami takut sekali," ujar seorang warga.
Gempa yang terjadi tadi malam itu, menurut asalah seorang petugas Pusat Gempa Nasional (PGN), merupakan gempa susulan yang biasa terjadi setelah ada gempa besar sebelumnya. Gempa tersebut terjadi untukmenormalkan kembali suasana.
[Kartoyo DS]
Copyright © 2004-2009 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha