Home :: About Us :: Contact Us  
 
Search GO  
  HEADLINES | OPINI FREDDY | OPINI PERS | ARTIKEL | PAKAR | DIALOG | FORUM | OTONOMI  
  ID  EN   
   
  Valas
 
Kurs Jual Beli
EUR 13442 13229
AUD 7722 7533
SIN 6558 6422
05/09/08, 08:46  more>>
  PIDATO PRESIDEN
 
    PRESIDEN SBY DIDEPAN PIMPINAN REDAKSI MEDIA MASA
 
    Pidato Bung Karno Tentang SP 11 Maret
 
    1 Juni Hari Kesaktian Pancasila
 
  LEADERS INDONESIASATU
 
    Soekarno, Proklamator Indonesia
 
  JOKE INDONESIASATU
 
  ino : ino : ada yang lucu dari puri Cikeas, kediaman presiden SBY.
ina : apa yang lucu ? tanya ina.
ino : iya, lucu aja... pak sby lagi bersemedi mau ganti pembantunya, tapi masih tunggu... lengkap>>
 
 
  Kata riri dari jakarts bangsa ini sudah tidak punya pemimpin...
salah ri, pempimpin ada, tapi rakyat yang ga ada...kotoprak kali.... lengkap>>
 
 
  Paranormal kondang Permadi,SH yang juga politisi komisi I DPR dari fraksi PDI Perjuangan mengingatkan pemerintah kemungkinan bencana gempa mencapai Jakarta ibukota negara.

* Ach... jangan... lengkap>>
 
 
 
  POJOK INDONESIASATU
 
  indonesia itu satu, tiada duanya,,
semua sayang kepada indonesia, semua suka pada indonesia,
tapi kenapa tak ada yang mau menjaga indonesia.

pengalaman, ku di rantau orang... lengkap>>
 
 
  Mohon Perhatian Bapak Presiden SBY. Setelah redah beberapa minggu tadi pagi pihak pemerintah setempat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memaksa 3 (tiga) buah gereja untuk dibongkar
oleh trantib .Beberapa... lengkap>>
 
 
  PREES RELEASE KAUKUS SOLIDARITY UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN SERIKAT PEKERJA KAMI DENGAN INI :MENDUKUNG ANGGOTA ATAU FRAKSI YANG ADA DI DPR KHUSUSNYA KOMISI XI DAN UMUMNYA SELURUH ANGGOTA DPR UNTUK MENOLAK... lengkap>>  
 
 
  Flash News:: Sedikitnya 19 elemen masyarakat dan mahasiswa bergabung mengepung Istana protes rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) achir Mei mendatang. [12/05/2008, 12:30 WIB] - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini telah memicu kenaikan harga suku cadang kendaraan bermotor di Kota dan Kabupaten Bekasi hingga 100 persen. [10/05/2008, 23:32 WIB] - Desakan agar pemerintah tidak berlarut-larut mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus mengalir.Harga BBM dunia tempus 123 US$/barel [08/05/2008, 23:34 WIB] - Kepemimpinan saat ini tidak memiliki visi, karakter, dan pendekatan yang baik kepada rakyat. Sampai saat ini Indonesia belum memiliki pemimpin yang cerdas, jujur, dan amanah. [08/05/2008, 22:33 WIB] - Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak 20-30 persen dalam waktu dekat menuai protes. Setelah mahasiswa Jakarta dan Makassar, kini giliran mahasiwa Bandung berunjuk rasa. [08/05/2008, 19:32 WIB]
GUS DUR MENGGUGAT SBY, MUHAIMIN, LUKMAN EDY, ANDY DAN KPU
[Senin, 08 September 2008]
PRESIDEN : RI TETAP JUAL LNG KT RRT
[Jumat, 05 September 2008]
PRESIDEN SBY MINTA TANGGUNG JAWAB HL
[Jumat, 05 September 2008]
KORBAN LUMPUR LAPINDO LAPOR KE KONTRAS
[Kamis, 04 September 2008]
PRESIDEN SBY PANEN SUPERTOY MENUAI PROTES
[Kamis, 04 September 2008]

    PDIP Ajukan 14 Butir Krusial dalam RUU Politik
[03 Oktober 2007]
Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Tjahjo Kumolo mengatakan, fraksinya mengajukan sedikitnya 14 butir... lengkap>>
Kirim Komentar Baca Komentar
    Jumlah Kursi DPR Cenderung Naik
[28 September 2007]
Perdebatan mengenai ketentuan jumlah kursi DPR pada Pemilu 2009 dalam Rapat Kerja Panitia Khusus RUU... lengkap>>
Kirim Komentar Baca Komentar
    Data Pemilih Pemilu 2009 Selesai April 2008
[28 September 2007]
Departemen Dalam Negeri menjanjikan akan menyelesaikan data pemilih untuk Pemilu 2009 pada April 2008.... lengkap>>
Kirim Komentar Baca Komentar
  BERITA ANDA
 
RrpPcuvMV
[11/06/2008, 07:48 WIB]
Daftar Harga Minyak Dunia
[23/05/2008, 04:22 WIB]
Surat Terbuka Buat Presiden SBY
[10/05/2008, 18:39 WIB]
Potensi Rugi Capai Rp 36 Triliun
[26/09/2007, 21:13 WIB]
Anggota KY Ditangkap
[26/09/2007, 21:11 WIB]
 
  OPINI FREDDY
 
PEMBERANTSAN KORUPISI JANGAN SAMPAI ANTI KLIMAKS
[22 Agustus 2008]
Oleh: Freddy Ndolu
Program pemberantasan korupsi yang menjadi icon pemerintahan Indonesia bersatu pimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Mohammad Jusuf Kala (MJK) dalam kurun waktu 4 tahun terakhir tampak hampir mencapi titik anti klimaks. Kasus suap menyuab berawal dari proyek korupsi raksasa Badan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) yang tersisa sejak jatuhnya pemerintahan orde baru dan mengemukanya proyek suap paling akbar di DPR melibatkan dana yayasan Bank Indonesia (BI). Dalam proses pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terus melibatkan sejumlah nama termasuk nama anggota kabinet Indonesia bersatu seperti Menteri Kehutanan MS Kaban dan Menteri Perencanaan Nasional Paska Suseta. Melibatkan nama-nama dari sejumlah anggota DPR dari semua fraksi DPR dan melibatkan juga nama mantan deputy Bank Indonesia Aulia Pohan yang juga besan presiden SBY nampaknya mulai mengalami posisi anti klimaks pemberantasan korupsi di tanah air yang merupakan icon perjuangan SBY. Hal ini terungkap dari pernyataan ketua Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) Anwar Nasution yang juga mantan deputi gubernur BI. Anwar Nasution melihat adanya pengalihan perhatian dari sebuah kejahatan besar, seperti, kasus manipulasi pembukuan Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) dan neraca BI, ketentuan BI mengenai Informasi tentang Nasabah (Know Your Customer), ketentuan mengenai pencucian uang (money laundering), dan pelanggaran Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan. Ditambah lagi dengan keinginan ketua KPK Antasari yang ingin mengikuti rapat-rapat di DPR agar mengetahui proses modus awal korupsi. Pernyataan KPK ini agar berlebihan, seharusnya membuat jera para calon koruptor, tidak harus masuk ke semua wilayah kekuasaan, tapi sejauh mana KPK dapat memberikan efek jera. Nampaknya, pernyataan ketua BPK dan KPK ini cukup meberikan signal soal niat pemberantasan korupsi di tanah air oleh SBY tidak cukup hanya dengan niat penegakan hukum, tapi harus strategic dengan pendekatan multi disiplin termasuk pendekatan politik untuk memberikan efek jera. Kemungkinan lain yang dapat menghambat pemberantasan korupsi adalah sebuah arus kekuatan politik yang penuh konspiratif menjelang pemilu 2009. Seperti halnya menjadikan terlalu banyak sejumlah pejabat, mantan pejabat dan sejumlah politisi menjadi tersangka suap dan pemberi soal, terkesan diskriminatif, mencari kesalahan lawan politik dan belum satupun koruptor yang dihukum setimpal dengan perbuatannya. Kekawatiran arus balik pemberantasa korupsi menyerang kembali apabila pemerintah terus saja berputar pada cara penegakan seperti saat ini. Gerakan korupsi raksasa yang melibatkan para petinggi seperti yang disebut Anwar Nasution seperti money laundering dan lain-lain yang pasti di bekengi oleh penguasa yang berpengaruh. Lihat saja bangunan-bangunan pencakar langit terus menggeliat dan mal-mal terus bertumbuh, apartemen, partai-partai politik dengan menampilkan kekayaan materi bahkan kendaraan mewah di jalan berplat penguasa dan saudagar ikut menghiasi jalan-jalan ibukota. Sementara, pemberantasan kemiskinan, peningkatan kwalitas pendidikan, dan sejumlah proyek pembangunan infrasturktur tampak hanya mampu memproduksi sejumlah tersangka baru dugaan koupsi yang banyak sekali. Pemerintah menyebut pendapatan pemerintah naik paling significan yakni melebihi angka seribu triliun, akan tetapi pengeluaran pemerintah juga meningkat sangat significan lebih dari 1000 triliun. Bahkan terdapat defisit APBN sehingga itu pasti harus dicarikan utangan baru. Sebut saja, tiga proyek yang menyedot anggaran Negara cukup significan ratusan triliun rupiah setiap tahun yakni, kemiskinan, pendidikan, dan infrastruktur. Akan tetapi kemiskinan dan pengangguran meningkat cukup significan yang melahirkan tingkat konsumerisme yang tinggi. Bahkan kesehatan masyarakat miskin makin memprihatinkan, kendati telah ada proyek askeskin dan rumah sakit gratis. Konsep ini meberi andil pada peningkatan manusia Indonesia dalam beberapa kasus mengambil jalan pintas untuk memenuhi keinginannya dan nafsunya. Bila pemerintah mampu menganggarkan 20 % anggaran pendidikan memenuhi amanat konstitusi, tapi tetap saja rakyat tetap phisimistis manakala anggara yang separuh dari itu saja, masih terdapat kebocoran dimana-mana dan masih sisa anggaran yang tidak terakai. Kualitas pendidikan bahkan tetap tidak meningkat dibandingkan dengan cost di era komunikasi dan informasi ini, bahkan bisa jadi hanya memperbanyak pelaku bisnis berbasis proyek dibidang pendidikan, yang akhirnya korupsi juga. Sedangkan mereka yang tidak lulus mayoritas berasal dari sekolah dan dari daerah yang miskin dimana kualitas guru dan materi pendidikan yang rendah sehingga upaya pemerintah mengenjot peningkatan kualitas pendidikan hanya mampu memciptakan masalah baru bagi anak didik dan orang tua. Pemerintah perlu memaknai tiga hal penting dalam memberantas korupsi, agar tidak terjebak pada kondisi anti klimaks, pertama, perlu menjawab, apakah pemerintah tidak diskriminatif dalam upaya pemberantasan korupsi ? apakah benar pemberantasan korupsi itu tujuannya mengembalikan uang Negara yang telah diambil dengan tidak sah ? dan apakah uang yang telah dikembalikan oleh para tersangka korupsi itu telah digunakan dengan benar ?. Pemerintah SBY-JK hasil pilihan rakyat paling signinfican pada pemilu 2004 ini, seharusnya menjelaskan kepada publik secara transparan dengan hitungan-hitungan yang dapat memberikan pembelajaran kepada publik, bukan hanya menyebut angka-angka global. Anehnya, malah fraksi Oposisi DPR yang rajin melaporkan kepada rakyat hasil kerja mereka hampir setiap periode melalui surat kabar nasional. Semoga saja pemberantasan korupsi yang semakin baik ini tidak menjadi anti klimaks karena alasan diatas.
Kirim Komentar Baca Komentar
   SBY SEMAKIN RAGU-RAGU?
[10 Juni 2008]
   PRESIDEN DIMINTA LEBIH FOKUS
[31 Maret 2008]
   APA TEROBOSAN SBY TERHADAP SOEHARTO ?
[18 Januari 2008]
   TENANG ! ADA GEBRAKAN SBY-JK 2008
[04 Januari 2008]
 
  OPINI PERS
 
    Pendidikan Berkarakter Keindonesiaan
[02 Mei 2008]
    Sultan dan Keistimewaan Yogyakarta
[27 Maret 2008]
  ARTIKEL
 
    Kegagalan PKB atau Lahirnya Strio Pningit
[28 Juli 2008]
    "POLISI ADALAH RAKYAT"
[20 Juli 2008]
  PAKAR
 
    Kembali ke Pancasila
[15 Agustus 2008]
Oleh: Sri-Edi Swasono/suara pembaruan
    Parpol dan Pemilu 2009
[11 Juli 2008]
Oleh: Ikrar Nusa Bhakti
  DIALOG TOKOH
 
  PARNI HADI MINTA KEBEBASAN
[02 September 2008]
Narasumber: Parni Hadi/ Dirut LPP RRI
Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi “Asal Diberi Kebebasan Berkreasi, Pasti Bisa Berubah” Khawatir, kata itulah yang paling tepat menggambarkan perasaan Parni Hadi ketika diminta menjabat Direktur..
  OTONOMI DAERAH
 
    Fauzi Bowo dan Adang Mendaftar
[08 Juni 2007]
    Komisi II Tanggapi Positif Pemekaran Papua Selatan
[30 Mei 2007]
  POLLING
 
Beranikah Presiden SBY Menaikan Harga BBM ?
Sangat Berani
Agak Berani
Berani
Tidakt Berani
Sangat tidak berani

 
  REDAKSI
Indonesiasatu.com [redaksi@indonesiasatu.com]
Copyright © 2004-2008 indonesiasatu.com. All right reserved
Powered by
nifiradamha